Mencintaiku

Sudah lama rasanya kita tak bercengkrama berdua. Hanya berdua. Kau dan aku. Rindu kepadamu sudah di ubun-ubun. Aku tak canggung lagi untuk mengatakan rindu kepadamu, lebih tepatnya kepada orang yang aku anggap sangat kukenal, dan sangat mengenaliku.

“Aku rindu.”

“Kau atur saja.” Balasnya.

Saat ini juga! Aku ingin bertemu saat ini juga. Lalu kuatur segala sesuatu agar kita dapat bertemu.

Continue reading

Advertisements